| Impian metropolitan |
Aku si pria metropolitan
Yang dihidupkan industri
Juga persaingan tak manusiawi
Aku si pria metropolitan
Yang melihat perkara haram tiap hari
Tapi ku hanya bisa diam tak berkutik
Dan sekali lagi akulah si pria metropolitan
Yang digerakkan oleh penguasa hartawan
Si rakus penghancur batas kemanusiaan
Aku datang dari padang rerumputan
Datang ke sini dengan impian indahnya masa depan
Kini lihatlah diriku sekarang
Menjadi sampah tanah impian
Setiap hari aku berjalan kaki
Menyusuri bumi dibawah terik mentari
Menjadi abdi industri, seorang kuli
Yang selalu pulang bermandikan peluh sendiri
Begitulah aku disini
Menjadi robot ekonomis industri
Menjadi sampah ini negeri
Korban termakan mimpi sendiri
Dan terakhir ku sadar,
Kubukan seorang pria metropolitan,
Yang punyai uang berkelipatan,
Tapi ku hanya seorang sampah metropolitan
@penulisilau
0 komentar:
Posting Komentar