| Langit Yang Dituju |
Pada kemilau senja
Dan semangatnya fajar
Serta sajian dari terbit hingga malam
Seluruh usaha yang sudah dipertaruhkan
Dengan sesak nafas tak terhentikan
Dengan perih menyelimuti hati
Dan juga segala luka otak dan hati
Saya kembali lagi
Setelah usaha yang tampaknya sia-sia
Setelah curhatan yang saya tumpahkan
Kini semangat itu membimbing saya lagi
Menuju langit yang dituju
Tempat segala bintang bertaut
Beserta awan yang menggantung
Yang mengandung indah dalam kabut
Saya terus mencoba menggapainya
Saya telah mendaki tangga penderitaan
Mencapai batas kebahagiaan
Bertemu indah menuju kekekalan
Saya menemukan lantainya
Lantai dari naungan yang saya ceritakan
Yang akan menjadi tempat kerabat saya
Sebagai tempat berteduh dalam badai
Langit memang misteri
Ia memberi tanda lalu melepasnya
Tanda yang merantai satu sama lain
Mengikat semua dalam satu jaringan
Ku harus seperti apa?
Haruskah ku layaknya Luffy?
Menyusuri grand line demi one piece
Ataukah seperti goku?
Yang bertarung antar planet demi 7 dragon ball
Haruskah aku seperti itu?
Meraba rantaian masalah
Demi memecahkan misteri mu langit?
Demi mengungkap keindahan mu langit?
Begitu tersiksa jiwa raga ini
Tak sampai setengah saja ku sudah lelah
Iya, walau tinggal manis yang di rasa
Tapi pahit masih menghalang langkah
Senang, masih dalam rasa bahagia
Masih bernafas setelah jatuh dari ketinggian
Merasa sesak, tetapi lega masih di dapat
Saya senang sudah melihatnya
Saya yakin dengan usaha saya
Impian saya, bukan lagi harapan bocah
Atau sekedar dongeng belaka
Dengan ini saya akan berlari lebih kencang
Melompat lebih tinggi
Menjenjang, hingga ku diatas sana
Harapan kembali ditemukan
Tetap melangkah
@penulisilau
Sebelumnya, Masih Mencari Langit #1
0 komentar:
Posting Komentar