Selasa, 15 Maret 2016

Cinta? Masalah Kompleks Penuh Sensasi

Jujur saja, nih salah satu tulisan terberat yang penulis buat. Bukan karena penggunaan diksi atau teknik menulis,melainkan permasalahan yang begitu kompleks dan begitu rumit.

Masuk saja ke topiknya,cinta itu lebih sulit dipahami dan dilaksanakan daripada cinta. Ini bukan lah gambaran lebay penulis,tapi inilah yang penulis rasakan ketika menggarap tulisan ini. Cinta itu kadang bisa lebih sederhana darplipada atom dan bisa lebih rumit daripada alam ini, hingga menyeimbangi dengan arti Tuhan. Selama penulis menulis ini,penulis tau bahwa cinta itu tak membutuhkan sekedar kedewasaan,kematangan dan pemahaman dalam cinta. Ini terjadi pada keluarga seorang. Tak bisa sebutkan namanya.

Sudah 2 dekade lebih mereka terikat hubungan percintaan. 3 orang anak sudah mereka miliki. Bukan dikatakan muda dan tak berpengalaman lagi mereka. Selama itu mereka harusnya sudah sepaham dan mengerti satu sama lain. Sudah banyak masalah yang mereka lalui bersama. Tapi diusia pernikahan segitu,terjadi pertengkaran yang cukup wow tuk masa pernikahan itu. Padahal masalah sepele tentang komunikasi saja jadi memperburuk dan masalah. Tak sampai hitungan jam hal itu terjadi. Walau begitu kilat ,salah satu pasangan masih marah dengan pasangannya. Padahal diusia mereka yang berkepala 5.

Dari sepenggal cerita diatas membuktikan bahwa cinta itu adalah hal kompleks yang tak bisa di selesain dengan kedewasaan saja. Harus juga memiliki kebijaksanaan keduanya. Hal yang begitu rumit yang di bangga kan anak anak jaman sekarang. Mereka tak pernah tau bagaimana beratnya masalah ini.

Selain itu,dari kisah teman juga bahwa yang terkena imbas tak bijaknya kedua orang tua adalah anak itu sendiri. Dia memiliki tekanan dalam hidup dan belajar. Bahkan dia sampai membenci salah satu pihak orang tuanya.

Jujur saja,penulis pun ketika kecil sangat ingin cepat besar agar bisa merasakan cinta dengan benar. Namun sekarang,penulis sedikit hati hati dalam cinta. Tanpa adanya bijak,cinta itu tak ada apa apanya. Makanya cinta masa persekolahan itu sangat tak dibutuhkan. Hal itu hanya membuat anak anak remaja menjadi kesulitan sendiri dengan apa yang mereka perbuat. Jatuh cinta itu mudah ,tapi mempertahankan nya begitu sulit. Jadi ,sebelum jatuh cinta cobalah berpikir bijak dan resolusi berpikir. Jangan pernah memerhatikan ego sendiri. Agar tak banyak orang yang korban.

Cukup sekian cakap cakap nya, kalau ada yang kurang tolong kasih saran dikomen. Kalau bagus tolong saranin ke teman lainnya.  

0 komentar:

Posting Komentar