Minggu, 13 November 2016

Cahaya Mimpi

Cahaya Mimpi @fozzy_02

Segaris jalan tengah kulalui
Ditemani setitik cahaya,
di hamparan malam
Sekelebat debu bergeliat diterbangkan angin
Mengaburkan pandanganku,
yang tengah menatap sunyi
Terlihat segaris terang menanti di ujung jalan
Layaknya sabit yang berkemilauan
Langkahku tergerak cepat
Laksana kuda di pacu sang tuan
Nafasku selangkah terlambat
Hatiku riang tak tertahankan
Membelah jalan, menembus jarak
Mengaburkan sisi lain pandangan
Terus memacu adrenalin,
menghabiskan batasan
Tetapi goresan cahaya itu tetap dalam diam
Ditempat yang sama sebelum ku berpindah
Tak sejengkal pun, apalagi sedepa tergerak
Cahaya yang kusadari layaknya senyum itu terpaku
Disaat tatapku mengunci
Melangkah lagi kucoba,
derap ku memburu
Namun, kini senyum itu memudar
Dan setitik sinar yang sedari tadi menemaniku,
kini lenyap tak menyisa bendar segaris pun
Aku sepi, bersama hamparan putih meneduhkan,
yang mulai menggumpal halus di lautan langit
Setitik embun menjalar di hastaku
Dan aku pun tersadar,
sejenak malam sudah berganti fajar
Dan ain ku pun terbuka lebar.
Cahaya Mimpi
@penulisilau

Kamis, 10 November 2016

Pesan Para Syuhada

@fozzy_02

Langit mendung tak tampak kelam bagiku
Noda lumpur tak rasa berbekas bagiku
Ketika menatap merah putih,
Tertancap agung diatas kepala
Menaruh bangga pada hati yang dijajah
Kubangan darah setimpal cita
Ketika bangsa terbebas dari para penjarah 
Jutaan tangis tertepis sudah
Saat rakyat telah merdeka
Dan senyumku, pertanda bahagia

Sepucuk pesan kutinggal diatas pusara
Untuk generasi pengawal merdeka
Ingatlah Indonesia sebagai titipan berharga
Penerang dirimu laksana lentera
Juga jaga asa berbangsa demi kami
Para pejuang negara
Yang berharap laksana syuhada

Untukmu, generasi penerus cita pahlawan.
Kenang kami dalam doa, jadikan kami pemacu kerja.
@penulisilau

Selasa, 01 November 2016

Dimatikan Cinta Sejati

Hasil gambar untuk siluet cinta sejati
Sayyeeda Ayeesha Wordpress
Tiada hilang sedikitpun memori tentangmu
Kisah kita dalam gelangan kasih
Juga tak pernah hilang, rasa sayang di hati
Dulu,
Kau bagai nyamannya mentari pagi
Yang berikan hangat,
setelah sejuk malam
Kau juga bagai senja hari
Rupa indah lukisan alam,
pengantar pertunjukan bintang
Kini, mentari itu pergi sudah
Tergantikan kabut pekat
Yang tiada menyisa cahaya
Untuk makhluk kelam,
yang ditinggal kekasih hatinya
Serasa pecahan beling beterbangan
Menggores hati, membentuk luka dalam
Tapi, hatiku tak pernah sepi
Serasa ku tak pernah sendiri
Seakan kau tak pernah pergi
Seperti hati yang masih tertaut padamu
Tapi hati ini bukan milik siapapun, kecuali kamu
Jiwamu tak pernah tinggalkan daku
Bayangmu tak pernah lepas dari benakku
Pandanganmu saja, masih lekat dalam kenangku
Walau ku sadari, itu bayangmu saja
Meski ku tau, kau bukan milikku
Atau bahkan tak pernah memilikimu
Tapi kau tetap bagian dari jiwaku
Aku tak pernah paham perasaan yang kumiliki
Aku memang tak ahli dalam hal ini
Perasaan yang kudalami,
Kubiarkan berjalan begitu saja
Tanpa definisi, tanpa penjelasan kata
Aku yang pernah memilikimu
Yang juga kau tinggalkan goresan dihati
Setelah semua rasa perih 
Hanya satu kata yang kupahami
Yang membuatku seperti ini,
Cinta Sejati

@penulisilau